Otoblogger Indonesia

Mari Ngobrol Tentang Otomotif

Arsip untuk Kombi

Kombi 5, Ngobrol Bareng @jalankaki

Perampasan Hak Pejalan Kaki. gambar: blog EdoMasih ingat kasus video yang menayangkan seorang wanita pejalan kaki memarahi puluhan pengendara motor yang seenaknya saja melintas di trotoar? Keberanian yang harusnya ditunjukkan oleh aparat kepolisian itu, justru dilakukan oleh seorang warga sipil, yang mungkin, merasa muak dengan perilaku pengendara di jalan raya yang tidak menghargai pejalan kaki.

Untuk membicarakan realitas sosial tersebut, Kombi kali ini menghadirkan bro Glenn Marsalim, seorang pejalan kaki. Aktif di akun twitter @jalankaki dan blog jalankakijakarta.wordpress.com bersama Marco Kusumawijaya, Glenn kerap berkampanye agar kota Jakarta semakin ramah bagi pejalan kaki. Diskusi akan dilakukan sambil menikmati trotoar kota Jakarta di bilangan kuningan, Sabtu (12/5) besok, pukul 10.00-12.00. Monggo yang mau hadir.(hnr)

Kombi#3 – And Justice For All?

Image: astuteblogger.blogspot.com

Metallica bakal konser? Bukan, kali ini Kombi alias Kompor OBI, yang merupakan media diskusi ringan ala blogger, kembali hadir. Topik kali ini adalah tentang blogger dan ranah hukum. Suka atau tidak, blogger yang mengeluarkan pendapat di dunia maya, akan langsung terdengar oleh banyak pihak. Nah, bagaimana jika seorang blogger mengkritik sebuah produk, produsen atau pihak lain? Mungkinkah dia dituntut ke ranah hukum? Lalu, apakah seorang blogger langsung bungkam seribu bahasa? Dan bagaimana pula dengan kasus Prita misalnya? Apa yang bisa kita ambil hikmahnya dari kasus tersebut? Baca entri selengkapnya »

Kombi#2, ada tim Zamrud Khatulistiwa euy…!

Foto: Zamrud Khatulistiwa

Siapa yang belum pernah mendengar Zamrud Khatulistiwa? Sebagian besar pasti sudah. Tetapi, yang satu ini bukanlah bicara soal keindahan alam, atau posisi geografis. Tapi ini adalah nama sebuah ekspedisi yang dilakukan oleh dua orang penikmat sepeda motor. Kemana saja mereka? Yah keliling nusantara. Pakai apa? Kadang mereka naik sepeda motor, kadang jalan kaki,  bahkan kalau terpaksa naik perahu. Lalu ngapain naik motor klasik, kenapa juga gak pake motor yang keren? Ah kau, jangan banyak cakap lah. Rapatlah dimarih… Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 53 pengikut lainnya.